Penerapan teknologi komputer dalam bidang kesehatan

Penerapan komputer dalam bidang kesehatan sudah menjadi hal yang umum pada jaman sekarang ini.  Dari mulai proses pendaftaran di rumah sakit yang sudah banyak menggunakan kartu (seperti kartu kredit atau kartu flash) yang terintegrasi dengan data pribadi dan sejarah berobat si pasien selama berobat di rumah sakit tersebut.  Selain proses pendaftaran, penerapan komputer juga digunakan dalam pemeriksaan dan penyembuhan pasien.  Seperti memonitor detak jantung seseorang dan akan mengaktifkan alarm secara otomatis apabila pasien mendadak kehilangan detak jantung, melakukan Rontgen (untuk melihat apa yang terjadi didalam tubuh lalu dapat dicetak berupa foto. Cth: melihat posisi tulang yang patah sehingga dapat dilakukan tindakan medis secara tepat),  mengukur tekanan darah,  membantu dokter untuk melakukan operasi (contoh: memakai kamera kecil yang dimasukan kedalam tubuh untuk membantu dokter melakukan operasi tanpa harus membedah tubuh pasien terlebih dahulu, dan juga yang paling sering terdengar di masyarakat umum penerapan komputer di bidang kesehatan adalah melakukan USG atau Ultrasonografi untuk memeriksa kandungan.

USG (Ultrasonografi) adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran mereka, dan struktur.  Atau pengertian USG adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian akan ditampilkan pada monitor. USG lebih sering untuk memeriksa kesehatan atau keadaan bayi yang masih didalam kandungan seperti memeriksa umur bayi dan akan memperkirakan kapan akan terjadi proses persalinan.  USG ini termasuk kategori power user karena berdasarkan kepada komputer berspek tinggi dan digunakan hanya untuk satu tujuan tertentu saja yaitu pencitraan organ internal dan tidak bisa melakukan hal lain.

Peralatan USG dapat digolongkan sebagai komputer karena memiliki unsur yang berupa input, proses, dan output. Proses input dalam peralatan USG itu berupa alat yang akan ditempelkan diperut atau biasa disebut transducer.  Alat ini akan mengirimkan gelombang yang lalu akan dipantulkan kembali ke alat transducer.  Lalu gelombang akan diolah di mesin USG yang akan ditampilkan pada monitor supaya dokter dan pasien dapat melihat keadaan bayi dalam kandungan tersebut.

Contoh mesin USG:

ultrasound-machine

ultrasound-parts

Contoh transducer:

VIMEDIX-womens-health-ultrasound-simulator-transducer_450_247_s_c1

Dengan adanya tekonologi berupa USG maka sangat membantu dokter dan pasien untuk menentukan kesehatan dan keadaan si bayi tersebut, bahkan dapat langsung ditentukan jenis kelamin si bayi tanpa harus menunggu pasien melahirkan.  Dan juga dapat dilakukan langkah selanjutnya oleh dokter dan si pasien untuk kelanjutannya supaya bayi dapat lahir dalam keadaan yang tepat dan sehat.  Bahkan dapat langsung dilakukan tindakan medis sebelum terjadi keadaan yang lebih fatal.  Sebelum ditemukan metode USG ini, maka dokter harus mengkira-kira keadaan si bayi yang dapat membahayakan keadaan pasien dan bayi.  USG ini juga berupa perkiraan tetapi dengan kemungkinan keakuratan yang lebih besar.  Tetap saja akan tetap terjadi kesalahan hasil yang biasanya terjadi adalah penentuan jenis kelamin pada bayi.  Tentu saja ini bukan dari kesalahan USG tetapi lebih karena letak posisi bayi.

Oleh karena itu, sekarang ini selain USG 2 dimensi dan 3 dimensi sudah ada USG dengan 4 dimensi dengan keakuratan yang lebih besar.  Karena USG 4 dimensi ini dapat mengidentifikasi secara lebih cepat untuk kelainan fisik secara struktural dan juga dapat mendeteksi kelainan pertumbuhan janin sejak umur 18-32 minggu dalam kandungan.  USG 4 dimensi juga di klaim memiliki keakuratan 85%.  Selain itu kelebihan USG 4 dimensi juga dapat melihat keadaan si bayi lebih nyata seperti menendang, menghisap ibu jari, dan mengamati perilaku janin.  Dan ternyata dengan USG 4 dimensi dapat merekam gerakan atau penampilan si bayi dan dapat disimpan melalui CD atau flash disk.  Dengan berkembangnya USG ini tentu sangat membantu dokter untuk mendiagnosa keadaan bayi sehingga pasien juga mendapat jawaban dari dokter secara lebih spesifik dan tentu pasien akan mendapat jawaban yang memuaskan.

Contoh hasil USG 2D:

Perbedaan-USG-23dan-4-Dimensi-1-300x242

Contoh hasil USG 3D:

Perbedaan-USG-23dan-4-Dimensi-2-300x220

Contoh hasil USG 4D:

Perbedaan-USG-23dan-4-Dimensi-3-291x300

Penerapan komputer dalam bidang kesehatan sangat membantu sekali untuk pasien dan dokter.  Dokter dapat melakukan tindakan medis secara lebih tepat dan lebih cepat dan pasien yang berobat juga mendapatkan pengobatan yang tidak salah.  Hal ini tentu akan mengurangi tingkat kesalahan penanganan medis.  Seperti dengan adanya rekaman medis di rumah sakit tentu dokter dapat melihat sejarah kesehatan pasien secara cepat tanpa harus menunggu diberikan oleh pihak rumah sakit sehingga dokter dapat memberikan obat secara tepat tanpa mengganggu atau memunculkan penyakit pasien yang lainnya seperti alergi terhadap obat.  Selain itu penerapan komputer dalam bidang kesehatan akan meningkatkan efisiensi kerja sehingga pasien yang ditangani akan meningkat jumlahnya dan tingkat kesembuhan serta kepuasan pasien akan meningkat juga.  Dengan diterapkan komputer dalam bidang kesehatan diharapkan dapat dengan cepat melakukan tindakan apabila diperlukan dan mengurangi kesalahan pemberian obat atau tindakan medis.

Referensi:

Wahyu Restantyo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s